#1

OJK Ubah Nomenklatur Pinjol Menjadi Pindar, Hanya Permainan Kata Saja?
Financial | 18 Dec 2024 22:04 WIB
Financial | 26 Aug 2024 12:00 WIB
Penulis: Dimas Pamungkas Mursidi
Bekasi - Pemandangan siswa SD yang mengantuk saat upacara bendera mungkin sudah tidak asing lagi. Di tengah deretan anak-anak yang berbaris rapi di halaman sekolah, ada saja yang terlihat terkantuk-kantuk, berusaha menahan rasa kantuk yang datang. Salah satu penyebab utama yang semakin sering ditemui adalah kebiasaan bermain game hingga larut malam.
Bermain game memang menjadi hiburan yang digemari oleh banyak anak, bahkan sejak usia dini. Teknologi yang semakin canggih memudahkan akses anak-anak terhadap berbagai jenis permainan, baik melalui ponsel, tablet, maupun komputer. Namun, di balik keseruan tersebut, ada dampak yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah gangguan pada pola tidur.
Anak-anak biasanya terjebak dalam permainan karena beberapa alasan:
Tingkat Adrenalin yang Tinggi: Banyak game, terutama yang bersifat kompetitif, dapat memicu adrenalin dan membuat anak merasa semakin bersemangat, bahkan saat waktu tidur sudah tiba.
Rasa Penasaran yang Tinggi: Game seringkali didesain dengan level yang menantang dan alur cerita yang membuat anak penasaran untuk terus bermain tanpa ingin berhenti.
Kurangnya Pengawasan Orang Tua: Beberapa orang tua mungkin kurang menyadari waktu bermain anak mereka, terutama jika orang tua juga sibuk dengan aktivitas lain.
Bermain game hingga larut malam tentu memiliki dampak yang tidak bisa diabaikan, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan:
Kurang Tidur: Kurangnya waktu tidur akan membuat anak merasa lelah dan mengantuk di pagi hari, termasuk saat upacara bendera di sekolah.
Menurunnya Konsentrasi: Anak yang kurang tidur cenderung kesulitan untuk fokus pada kegiatan belajar, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi prestasi akademik.
Gangguan Pola Tidur: Kebiasaan tidur larut malam dapat merusak pola tidur anak, membuatnya sulit untuk tidur lebih awal meskipun sudah lelah.
Kesehatan Terganggu: Kurangnya waktu tidur yang berkualitas juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental anak, seperti mudah sakit dan mengalami stres.
Agar anak tidak lagi mengantuk saat upacara bendera, berikut beberapa langkah yang dapat diambil oleh orang tua:
Buat Jadwal Bermain dan Tidur yang Teratur: Pastikan anak memiliki jadwal bermain dan tidur yang jelas, dan dorong mereka untuk mematuhinya setiap hari.
Awasi Waktu Bermain: Batasi waktu bermain game anak, terutama di malam hari. Pastikan anak berhenti bermain setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.
Berikan Kegiatan Pengganti: Ajak anak melakukan kegiatan lain sebelum tidur, seperti membaca buku atau mendengarkan cerita, untuk membantu mereka rileks dan siap tidur.
Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman: Pastikan kamar tidur anak tenang, gelap, dan nyaman, agar mereka dapat tidur dengan nyenyak.
Diskusikan Dampak Negatif dengan Anak: Jelaskan kepada anak tentang pentingnya tidur yang cukup dan bagaimana bermain game terlalu lama dapat berdampak buruk pada kesehatan dan kinerja mereka di sekolah.
Mengantuk saat upacara bendera mungkin terlihat sepele, namun hal ini bisa menjadi tanda bahwa ada masalah yang perlu diperhatikan, terutama terkait kebiasaan bermain game yang berlebihan. Dengan pengawasan dan bimbingan yang tepat, orang tua dapat membantu anaknya menjaga keseimbangan antara bermain dan beristirahat, sehingga mereka tetap sehat dan siap menghadapi aktivitas di sekolah dengan penuh semangat.
Baca juga : Bank Indonesia Digeledah KPK, Ada Apa?
Baca juga : Kian Mudah, Kini WNI Bisa Update Data KK Secara Online
02 Dec 2024 20:01 WIB
09 Dec 2024 10:20 WIB
24 Dec 2024 17:15 WIB
02 Jan 2025 15:52 WIB